Sabtu, 23 Agustus 2014

fungsi unsur hara mikro dan unsur hara makro

Unsur Hara Dalam Tanah (Makro dan Mikro)
Beberapa Unsur Hara Yang Dibutuhkan Tanaman :
Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Belerang (S), Besi (Fe), Mangan (Mn), Boron (B), Mo, Tembaga (Cu), Seng (Zn) dan Klor (Cl).
Unsur hara tersebut tergolong unsur hara Essensial.
Berdasarkan jumlah kebutuhannya bagi tanaman, dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
Unsur Hara Makro
Unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah besar
Unsur Hara Mikro
Unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah kecil

Unsur Hara Makro
Unsur hara makro meliputi:
N,P,K,Ca,Mg,S

Unsur Hara Mikro
Unsur hara mikro meliputi :
Fe,Mn,B,Mo,Cu,Zn,Cl

Fungsi Unsur Hara Makro
Nitrogen ( N )
-Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan
-Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri
-Berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman
-Merangsang pertumbuhan vegetatif ( warna hijau ) seperti daun
-Tanaman yang kekurangan unsur N gejalanya : pertumbuhan lambat/kerdil, daun hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun-daun tua cepat menguning dan mati.
Phospat ( P )
-Berfungsi untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman
-Merangsang pembungaan dan pembuahan
-Merangsang pertumbuhan akar
-Merangsang pembentukan biji
-Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel
-Tanaman yang kekurangan unsur P gejaalanya : pembentukan buah/dan biji berkurang, kerdil, daun berwarna keunguan atau kemerahan ( kurang sehat )
Kalium ( K )
-Berfungsi dalam proses fotosintesa, pengangkutan hasil asimilasi, enzim dan mineral termasuk air.
-Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit
-Tanaman yang kekurangan unsur K gejalanya : batang dan daun menjadi lemas/rebah, daun berwarna hijau gelap kebiruan tidak hijau segar dan sehat, ujung daun menguning dan kering, timbul bercak coklat pada pucuk daun.
MAGNESIUM (Mg)
  • Merupakan penyusun utama khlorofil yang menentukan laju fotosintesa / pembentukan karbohidrat.
  • Berfungsi untuk transportasi fosfat.
  • menciptakan warna hijau pada daun.
SULFUR (S) / Belerang
  • Pembentukan asam amino dan pertumbuhan tunas serta membantu pembentukan bintil akar tanaman
  • Pertumbuhan anakan pada tanaman
  • Berperan dalam pembentukan klorofil serta meningkatkan ketahanan terhadap jamur
  • Pada beberapa jenis tanaman antara lain berfungsi membentuk senyawa minyak yang menghasilkan aroma dan juga aktifator enzim membentuk papain
CALSIUM (Ca)
  • Merupakan bagian penting dari dinding sel dan sangat penting untuk menunjang proses pertumbuhan.
  • Kalsium adalah untuk menyusun klorofil.
  • Dibutuhkan enzim untuk metabolis karbohidrat, serta mempergiat sel meristem.

Fungsi Unsur Hara Mikro

Ferrit/besi (Fe) Berfungsi untuk pembentukan klorofil.
Tembaga/Cupprum (Cu) Fungsi penting tembaga adalah aktivator dan membawa beberapa enzim. Dia juga berperan membantu kelancaran proses fotosintesis. Pembentuk klorofil , dan berperan dalam fungsi reproduksi.
Seng/zink (Zn) Memberi dorongan terhadap pertumbuhan tanaman karena diduga Zn dapat berfungsi untuk membebtuk hormon tumbuh.


Boron (B)
  • Unsur ini berfungsi menangkut karbohidrat kedalam tubuh tanaman dan menghisap unsur kalsium.
  • Berfungsi dalam perkembangan bagian-bagian tanaman untuk tumbuh aktif.
  • Pada tanaman penghasil  biji unsur ini berpengaruh terhadap pembagian sel.
  • Menaikkan mutu tanaman sayuran dan tanaman buah.

Mangan (Mn)

Fungsi unsur hara Mangan (Mn) bagi tanaman ialah:
a. Diperlukan oleh tanaman untuk pembentukan protein dan vitamin terutama vitamin C
b. Berperan penting dalam mempertahankan kondisi hijau daun pada daun yang tua
c. Berperan sebagai enzim feroksidase dan sebagai aktifator macam-macam enzim
d. Berperan sebagai komponen penting untuk lancarnya proses asimilasi
Klorin (Cl)
Klorin diperlukan untuk osmosis dan keseimbangan ionik sel bagian dari regulasi energi, juga memainkan peran dalam fotosintesis.

Sumber :

0 komentar:

Posting Komentar